apa keinginanmu?
terpikir akan suatu jawaban atas suatu pertanyaan..
“apa keinginanmu?”
sekali pernah terjawab ingin memiliki hal yang ada tersedia di dunia ini..
sekali pernah terjawab ingin menjadi apa yang diimpikan..
sekali pernah terjawab dengan tanda tanya yang lebih banyak..
sekali pernah terjawab bahwa itu bukannlah semua yang diinginkan..
sekarang masih terjawab:
“apa yang sekarang aku lakukan adalah keinginanku sendiri. jadi,.. apabila teralami ketiakpuasan sehingga pertanyaan “itu” terlontar kembali, sebaiknya bukan mencari jawaban kembali… hanya cukup mengingat bahwa di sana terdapat orang yang menggantungkan diri. menggantungkan diri? ya, tentu saja ada! dia adalah diri kamu sendiri. kita menggantungkan diri kita pada diri kita sendiri.”
untuk itu..
apakah kita percaya pada diri kita sendiri?
apakah kita dapat diandalkan untuk diri kita sendiri?
apakah kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri?
apakah kita akan mengecewakan diri kita sendiri?
jadi…
“apa keinginanmu?”
